apa yang membuat seseorang menulis? tiap orang tentu punya hal-hal tertentu yang membuat mereke merasa pengen nulis. kalo untuk saya pribadi sih biasanya kalo lagi depressive-mode, makanya isi postingannya ga jauh2 dari situ juga. ini baru aja saya sadari tadi abis liat-liat isi postingan yang dulu dan kebanyakan emang ditulis pas saya lagi kaya orang mau bunuh diri gitu. -_-
btw, dari hasil riset saya, ada tujuh kategori blogger according to their writing drive.
- story-driven - blogger tipe ini bakal bikin postingan saat mereka mengalami hal-hal yang menurut mereka akan menarik untuk diceritakan dan dibagi ke orang entah karena emang pengalamannya menarik, si bloggernya jago cerita, atau gabungan keduanya. mulai dari kejadian di angkot, film yang baru ditonton, sampe makan malem yang gosong bisa jadi bahan cerita. blogger tipe ini kemungkinan cuma akan punya sedikit pengunjung awalnya (dan orientasi mereka emang bukan nyari pengunjung) tapi lama-lama mereka bakal punya pengikut setia yang akan rajin untuk ngecek blog mereka buat liat cerita baru apa yang dibagi sama si empunya blog.
- life-driven - blogger tipe ini akan mengisi blog mereka dengan catatan harian mulai dari bangun tidur sampe tidur lagi (ga harus bener-bener gitu juga sih, tapi mereka akan menceritakan keseharian mereka). kalo mau dibilang mirip online diary mungkin lebih tepat kalo disebut online journal, karena mereka sebisa mungkin ga mau meninggalkan satu hari lewat begitu saja tanpa satu postingan.
- problem-driven - blogger yang akan bikin postingan mengenai masalah yang mereka alami dan gimana mereka overcome their problem. masalah yang mereka bahas umumnya masalah yang berhubungan dengan relationship atau krisis yang dialami, ky misalnya tiba-tiba dijauhi/menjauhi teman ato krisis pede karena temen-temen udah pada dapet kerjaan tapi si empunya blog belom. mereka tahu bahwa bukan cuma mereka yang mengalami hal-hal itu jadi kalo mereka mengalami dan mereka punya solusi, ga ada salahnya dibagi buat ngebantu orang.
- emotion-driven - blogger tipe ini akan nulis kalo emosi mereka sedang tidak biasa, entah karena sedih, putus asa, marah, senang, ato emosi-emosi lainnya. isi postingan mereka mungkin akan terdengar seperti curhatan tapi ga menutup kemungkinan juga kalo isi postingan mereka itu cuma mereka aja yang ngerti. beberapa blogger baru akan puas dan merasa lega kalo udah nulis berbaris-baris sementara beberapa blogger lebih memilih untuk mengungkapkan emosi mereka cukup dengan satu kalimat atau bahkan satu kata. karena ga tiap hari mereka mengalami turbulensi emosi (ga enak banget kalo gitu), frekuensi nulis mereka jadi ga sesering tipe blogger lain.
- specialty-driven - blogger tipe ini akan mengisi blog mereka dengan hal yang menjadi keahlian mereka, seperti misalnya memasak, menjahit, desain, fotografi, melukis, dan lain sebagainya. beberapa mungkin ga akan nulis, seperti misalnya blogger yang jago ngelukis ato fotografi. mereka cukup memasukkan hasil karya mereka, foto ato lukisan yang mereka buat. fungsi blog buat mereka lebih ke media untuk showcase keahlian mereka. pengunjungnya tentu aja sebagian besar adalah orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap bidang keahlian si empunya blog.
- popularity-driven - sesuai namanya, blogger tipe ini menulis untuk beken. it’s the popularity that matters, anything else don’t. agak sulit dipercaya sih emang, tapi tipe ini beneran ada dan ironisnya jarang yang berhasil mencapai tujuan. popularity sih harusnya ga usah dikejar. kalo emang isi blognya bermutu pasti bakal banyak yang ngunjungin dan bakal jadi populer juga akhirnya.
- gabungan dua atau lebih kategori yang sudah disebutkan sebelumnya - udah cukup menjelaskan lah ya.
dari kategori-kategori di atas, so far saya sih gabungan dari emotion-driven sama specialty-driven soalnya postingan saya mostly postingan-postingan depresi ato ga hasil karya saya yang saya post di dA saya juga (yang berbau depresi juga, ampun dah). kadang saya suka nge-review film-film yang saya tonton sih tapi ga sesignifikan itu dibanding si postingan-postingan depresi. hehe.
so, what drives you to blog?

